Pengalihan Arus Berdampak pada Jalur Distribusi
Perbaikan jembatan alihkan arus lalu lintas. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Pengalihan arus lalu lintas jalan lintas barat Sumatera melewati jalur Ketahun-Batiknau Kabupaten Bengkulu Utara dimulai hari ini. Imbasnya, jalur distribusi mengalami gangguan dan sejumlah truk muatan TBS hingga CPO memilih melewati jalur terdekat menuju Pelabuhan Teluk Bayur.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Utara, Setyo Aji mengatakan pengalihan arus lalu lintas akan diawali dengan uji coba jembatan Belly di wilayah perbaikan lantai jembatan Air Kebanyak di ruas jalan Ketahun-Desa Air Limas-Bintunan.
Hanya kendaraan kecil dengan sumbu muatan tidak lebih dari 8 ton diperbolehkan untuk melintas di atas jembatan darurat Belly tersebut. Sementara untuk kendaraan over load dan over dimensi (ODOL) akan diarahkan melewati jalur bawah Desa Urai.
"Hari ini kita mulai uji coba jembatan Belly di lokasi perbaikan lantai jembatan di Air Kebanyak. Untuk truk CPO dan TBS kita arahkan lewat jalur Urai," ungkapnya, kemarin.
Tak ingin menanggung risiko, sejumlah PKS di Bengkulu Utara memutuskan untuk merubah alur pengiriman produk CPO-nya melalui jalur lain.
Jika sebelumnya pengiriman CPO melalui jalur Ketahun-Batiknau, kini, sejumlah perusahaan memilih untuk mengirim produk CPO-nya ke pelabuhan Teluk Bayur yang ada di Sumatera Barat.
"Sejumlah perusahaan seperti PT BAS memutuskan untuk mengalihkan angkutan CPO-nya ke Teluk Bayur," ungkap Aji.
Aji memastikan uji coba jembatan Belly yang diberlakukan terpantau lancar tanpa kendala berarti. Sejumlah angkutan dengan tonase terbatas berhasil melintasi jembatan darurat yang tersedia dalam keadaan lancar.
"Uji coba jembatan sudah kita laksanakan. Kondisi arus lalulintas terpantau lancar," pungkasnya.








