Belum Bergerak, Harga Sawit di Tiga Daerah Bengkulu Ini Masih Rp2.000-an
Ilustrasi - TBS kelapa sawit.
Bengkulu, kabarsawit.com - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Bengkulu cenderung stagnan. Sebab rata-rata daerah harga sawit di sana masih Rp2.000-Rp2.400/kg.
Sebagai contoh di Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan dan Kaur. Harga TBS di tiga daerah itu belum merangkak naik. Ini diperkirakan karena harga crude palm oil (CPO) juga turun di daerah tersebut.
"Harga minyak sawit mentah atau CPO ditender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) saat ini Rp12.504/kg atau turun Rp21/kg jelang memasuki Ramadan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Ricky Gunarwan kepada kabarsawit.com, kemarin.
Meski harga CPO turun tipis, kata Ricky, harga TBS sawit di daerah cenderung stagnan dan tidak jauh dari harga referensi Rp2.140/kg. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya terdapat penurunan harga TBS kala memasuki hari besar keagamaan.
Selain itu, pasokan TBS sawit di tiga daerah itu sudah mulai bertambah banyak, jika dibandingkan dengan beberapa waktu lalu saat musim trek.
"Mudah-mudahan, minimal stagnan dan tidak anjlok pada Ramadan ini. Mengingat petani berharap di hari raya Idul Fitri harga bagus dan bisa memenuhi kebutuhan berhari raya," ungkap Ricky.
Berikut update harga TBS di Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan dan Kaur:
Bengkulu Tengah
- Palma Mas Sejati, Rp2.280/kg.
- PT Citra Sawit Lestari, Rp2.060/kg.
- PT Agra Sawitindo, Rp2.280/kg.
Bengkulu Selatan
- PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL), Rp2.190/kg kategori umum dan Rp2.460/kg kategori mitra.
Kaur
- PT Ciptamas Bumi Selaras (CBS), Rp2.240/kg hingga Rp2.410/kg
- PKS PT Anugerah Pelangi Sukses (APLS), Rp2.100/kg.








