Warga Mukomuko Tanami Sawit di Atas Tanggul Irigasi, Ini Penyebabnya
Tampak terlihat tanaman sawit di atas tanggul irigasi.
Bengkulu, kabarsawit.com – Oknum masyarakat di Desa Rawa Mulya SP 7 Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, menanami tanggul irigasi dengan sawit lantaran mengkalim lahan tersebut miliknya.
Bibit sawit setinggi 1 meter itu ditanam di atas tanah timbunan tanggul yang berjarak sekitar 2 meter dari bibir beton irigasi. Padahal sistem irigasi tersebut merupakan areal yang menghubungkan saluran air dengan persawahan di daerah itu.
Kepala Desa (Kades) Rawa Mulya, Nodo juga membenarkan bahwa warganya yang menanam sawit di tanggul irigasi tersebut. Namun Nodo enggan menyebutkan identitas pelaku lantaran tidak mengetahui permasalahannya.
"Sebelum dibangun memang lahan yang bersangkutan. Tapi kalau pembangunannya milik pemerintah, tentu lahan sudah pasti dibebaskan. Tapi saya kurang tahu seperti apa proses pembebasan lahannya," ujar Nodo kepada kabarsawit.com, kemarin.
Kades mengaku juga sudah menemui langsung warga yang bersangkutan, dan telah menyarankan agar 40 batang tanaman sawit itu dicabut dan dipindahkan.
"Sudah saya ingatkan, sudah saya temui dan saya kasih tahu, supaya dicabut. Dipindahkan. Ada 40 batang bibit kalau hitungan saya. Tapi sampai kini belum ada dicabut. Masih utuh," sebut Nodo.
Tidak hanya itu, Kades juga sudah menerima surat imbauan dari Unit Pengelolaan Irigasi (UPI), yang meminta mencabut tanaman sawit tersebut.
Sementara, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra VII melalui Kasi Operasi dan Pemeliharaan, Lanjar Budi Raharjo, mengatakan, persoalan itu sedang ditangani Unit Pengelolaan Irigasi (UPI).








