Disbun Sumsel Sepakat Sawit Tak Boleh Tumbuh di NKT
Ilustrasi - perkebunan kelapa sawit.
Sumsel, kabarsawit.com - Analis PSP Madya Disbun Sumatera Selatan (Sumsel), H Rudi Arpian sangat setuju kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) tidak boleh ditanami kelapa sawit. Sebab menurutnya, NKT merupakan areal penting yang biasanya menjadi habitat satwa dan sebagainya.
Seperti diketahui saat ini pemerintah tengah getol mengingatkan perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi jangka panjang melalui pengelolaan kawasan NKT. Sebab menjaga kawasan NKT juga menjadi syarat untuk sertifikasi sawit yang konsen terhadap sustainability.
"Kawasan ini terdapat nilai-nilai biologis, ekologis, sosial, atau budaya yang dianggap sangat signifikan atau penting, baik di tingkat nasional, regional, maupun global," kata Rudi kepada kabarsawit.com, Jumat (7/4).
Rudi menjelaskan, biasanya daerah NKT merupakan areal penting habitat satwa. Seperti orang utan, gajah, burung. Atau bahkan merupakan tempat sakral, dan penting bagi masyarakat.
"Contoh baru-baru ini di HGU milik PT Melania Indonesia Banyuasin ada beberapa spot wilayah konservasi yg tidak boleh diganggu karena adanya satwa yang sudah berdomisili di sana," kata dia.








