Gara-gara Dua Batang Sawit, Petani di Kaur Dilarikan ke Rumah Sakit
Olah TKP kepolisian di lokasi kedua petani bertikai.
Bengkulu, kabarsawit.com - Petani asal Desa Bukti Indah, Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, bernama Purwadi (45) cekcok dengan EC (21) warga Kota Bengkulu gara-gara dua pohon kelapa sawit.
Korban Purwadi nyaris menemui ajalnya dan terpaksa harus dilarikan ke Puskemas Nasal dan dirujuk ke RSUD Kaur usai mengenai tebasan parang milik tetangganya itu.
Kapolsek Nasal, APK Pedi Setiyawan mengatakan, kejadian bermula saat Purwadi membersihkan lahan miliknya. Tak ia ketahui, dua batang milik EC turut dibabat hingga menyisakan cacahan batang sawit.
"Karena itulah pelaku EC murka dan mendatangi korban yang masih membersihkan lahannya hingga sempat cekcok," kata Kapolsek, kemarin.
Lantaran kalap, EC menyabetkan parangnya pada tangan dan bagian perut hingga usus terburai, dan telapak tangan korban nyaris putus.
Korban yang terluka berteriak memanggil istrinya minta tolong. Istri korban berteriak minta tolong kepada warga akhirnya korban dilarikan ke puskesmas Nasal dan dirujuk ke RSUD Kaur. Setelah melakukan pembacokan itu, pelaku langsung melarikan diri bersama rekannya.
“Untuk motif ini karena batas tanah. Pelaku dan korban sudah pernah musyawarah untuk menentukan batas tanah kebun tapi masih menunggu kakak korban yang tinggal di Desa Maje. Pelaku masih kami kejar dan semoga segera kita tangkap,” jelas Kapolsek.








