Harga Sawit di Bengkulu Selatan Anjlog Rp600/Kg
Ilustrasi-petani kelapa sawit.
Bengkulu, kabarsawit.com - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami penurunan hingga Rp600/kg menjelang penutupan pabrik memasuki libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Salah satu petani di Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi mengatakan, harga TBS di tingkat pabrik saat ini Rp1.900/kg, sementara di pengepul hanya dibeli Rp1.300/Kg.
Besarnya penurunan harga tersebut diketahui disebabkan oleh harga TBS sawit ditingkat pabrik kelapa sawit (PKS) yang juga sering turun secara mendadak.
Sehingga para pengepul yang khawatir akan penurunan harga yang tiba-tiba itu, mengambil jarak harga yang cukup besar dengan petani.
Meski harga TBS sawit ditingkat petani tergolong rendah, namun para petani mengaku masih tetap ingin menjual hasil panen karena kebutuhan mendesak jelang lebaran.
"Lebaran ini mau kue, mau baju baru, mau yang lainnya, jadi berapa saja toke mau beli, jual aja, karena memang lagi butuh," ujar Tomi, kemarin.
Penurunan harga beli TBS menjelang hari raya idul fitri memang sudah sering terjadi dan sudah dimaklumi oleh para petani.
"Sekarang itu Rp 1.350 sekilo, dipotong upah panen dan ojek paling dapat seribu rupiah bersihnya, ya lumayan lah dari pada engga ada sama sekali," ungkapnya.
Meski begitu, Tomi berharap agar pemerintah juga ikut membantu masyarakat agar harga TBS jangan terlalu rendah jelang lebaran atau hari besar lainnya.
"Keadaan terpaksa, makanya kami hanya bisa terima, tetapi kalau bisa harga TBS ya jangan sampai anjlok sekali jelang lebaran ini," kata Tomi.








