https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Harga Migor Naik Jelang Idul Fitri

Harga Migor Naik Jelang Idul Fitri

Masyarakat tengah membeli minyak goreng di Bengkulu.

Bengkulu, kabarsawit.com - Harga minyak goreng (Migor) merangkak naik jelang lebaran Idul Fitri 2023. Kenaikan harga hingga 15 persen tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga mendekati lebaran.

Salah satu pedagang sembako Pasar Tradisional Jalan KZ Abidin, Syamsul mengatakan harga minyak goreng kemasan kualitas premium saat ini mencapai Rp22.000 per kilogram (Kg). Harga tersebut naik jika dibandingkan pada pekan lalu yang hanya mencapai Rp 20.000 per kg.

Syaiful menuturkan, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak satu pekan yang lalu. Menurutnya, kenaikan harga tersebut karena jelang memasuki Lebaran IdulFitri 2023. Pasalnya, setiap tahun harga barang pokok akan naik saat mendekati Lebaran. 

"Setiap tahunnya kalau mendekati Lebaran Idul Fitri pasti semua bahan pokok pasti naik, bukan hanya minyak saja. Minyak diprediksi H-3 Lebaran akan naik lagi menjadi Rp 22.0000 - Rp 26.000 per kg," ujarnya kepada kabarsawit.com, kemarin.

Berbeda pada kemasan curah rakyat atau MinyaKita di mana harga jualnya naik hingga Rp16 ribu per Kg. Sementara pada kemasan curah tetap di harga Rp14.500 per Kg dan kemasan sederhana di Rp17 ribu per Kg.

Namun demikian, dia mengatakan, stok minyak goreng kemasan bermerek masih melimpah dan tidak sesulit seperti mendapatkan Minyakita. Meski harganya terbilang mahal, minyak goreng bermerek kemasan khususnya premium masih banyak diminati masyarakat karena memiliki kualitas yang bagus.

"Stoknya masih banyak di produsen, kami mendapatkannya tidak susah, tidak seperti Minyakita, harganya naik benar-benar karena mau Lebaran," ujarnya.