Agar Tak Terjebak yang Bodong, Disbun Kaltim Tanam 20.000 Benih Sawit Unggul di Dua Kecamatan Kutai Kartanegara
UPTD Produsen Benih Tanaman Perkebunan Kaltim semai benih sawit.
Kaltim, kabarsawit.com - Dinas Perkebunan Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Unsur Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Produsen Benih Tanaman Perkebunan, melaksanakan kegiatan penanaman kecambah sawit sebanyak 20.000 benih.
Penanaman benih dilakukan di dua lokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di Km 41 Kecamatan Loa sebanyak 15.000 benih, dan di Kecamatan Samboja sebanyak 5.000 benih. Sementara kecambah yang digunakan London Sumatera varietas Bah Lias 1.
Kepala UPTD Produsen Benih Tanaman Perkebunan Loa, Janan Mahmud Kahfi mengatakan, tujuan dari kegiatan itu untuk memberdayakan benih pekebunan yang unggul dan bermutu, dengan harapan mempermudah masyarakat dalam memperoleh benih bersertifikat, selain itu untuk memperoleh Pendapatan Asli Daerah dari retribusi jasa usaha.
"Kami membantu mengarahkan masyarakat/petani untuk mendapatkan benih unggul perkebunan, agar petani tidak salah memilih benih, seperti yang dijual dengan harga murah dan tidak bersertifikasi, kecenderungannya petani sekarang sudah cukup paham dengan benih unggul," kata Kahfi dikutip kabarsawit.com dari keterangan resminya, Jumat (2/6).
Kahfi juga menjelaskan tentang tata cara khusus penanaman kecambah sawit mulai dari pengiriman, karantina di bandara, pengajuan sertifikasi/dokumen, hingga kecambah sawit ditanam ke tanah.
Sementara teknis penanaman setelah kecambah sawit dikeluarkan dari packing, pertama dilakukan perendaman di air dengan campuran penghilang bakteri, didiamkan selama 15 menit lalu diangkat dan disortir.
"Kemudian kecambah sawit siap diletakan ke polybag berisi tanah yang sudah disiapkan, kemudian dirawat satu tahun dengan intensif sampai siap dijual ke masyarakat," pungkasnya.








