Dipengaruhi Harga CPO, Harga TBS di Bengkulu Rp 2.000/Kg
TBS hasil panen petani yang siap dipasok ke PKS. Foto.doc elaeis magazine
Bengkulu, kabarsawit.com – Memasuki pekan pertama tahun 2023 harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Bengkulu masih stabil.
Sebab, pasokan TBS kelapa sawit dari petani ke pabrik kelapa sawit (PKS) mulai meningkat, membuat harga TBS kelapa sawit masih stabil di angka Rp 2.000/kg. Bahkan, beberapa PKS ada yang mematok harga hingga Rp 2.300/kg.
Seperti dikatakan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Ricky Gunarwan, stabilnya harga tersebut disebabkan pasokan TBS kelapa sawit dari petani ke pabrik kelapa sawit mulai banyak.
"Rata-rata satu pabrik pengolahan kelapa sawit menerima menerima pasokan TBS dari petani berkisar antara 600 hingga 700 ton per harinya," ujar Ricky, kemarin.
Ricky berharap harga TBS saat ini tetap bertahan hingga pekan depan. "Sebab pada pekan depan tim penetapan harga TBS kelapa sawit akan menetapkan harga yang baru di tingkat pabrik," sebutnya.
Menurutnya, harga TBS kelapa sawit masih bisa meningkat lagi jika dibarengi dengan naiknya harga minyak sawit (CPO).
"Hingga Jum'at (06/1/23) kemarin, harga CPO masih sebesar Rp 11.890/kg. Kalau harga CPO pekan depan bisa mencapai di atas Rp 12.000/kg, maka harga TBS kelapa sawit juga akan ikut naik. Perkiraan kita bisa naik Rp 200 hingga Rp 300/kg," tutupnya.








