Keren! Warga Mukomuko Ini Bikin Mesin Pemecah Cangkang Sawit, Bisa Olah 2 Ton per Jam
Rifriadi saat mengolah cangkang sawit. Ist
Bengkulu, kabarsawit.com - Rifriadi, seorang warga Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, berhasil menciptakan Ripple Mill atau mesin pemecah cangkang sawit.
Dengan mesin ini, proses pemisahan cangkang dari serabut dan inti sawit menjadi lebih mudah dan efisien. Mesin pemisah cangkang sawit ini pulalah yang mengantarkan Rifriadi mewakili Provinsi Bengkulu dalam ajang Pelombaan Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional di Provinsi Lampung yang digelar beberapa hari lagi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko, Jodi SPd juga mengaku bangga dengan hasil karya Rifriadi ini.
"Semoga mesin buatan salah satu putra terbaik Mukomuko ini bisa menang dalam perlombaan TTG di Lampung," kata Jodi kepada kabarsawit.com, kemarin.
Jodi optimis mesin Ripple Mill bisa meraih juara karena mampu memproses cangkang sawit hingga 2 ton per jam. Kinerja mesin ini tentu sangat membantu produksi dalam skala industri rumahan.
"Keunggulan mesin ini terletak di situ. Makanya saya yakin inovasi ini tidak kalah saing dengan karya peserta dari provinsi lain," kata Jodi.
Sebelum berlomba di tingkat nasional, mesin pemecah cangkang sawit buatan Rifriadi telah dinilai oleh juri di tingkat Provinsi Bengkulu.
"Berhasil meraih skor 381,95 poin. Prestasi tersebut menjadikan Mukomuko sebagai juara pertama dalam kompetisi TTG tingkat provinsi," ungkapnya.
Jodi juga yakin mesin pemecah cangkang sawit buatan Refriadi akan mencuri perhatian banyak orang di Indonesia. Sebab mesin tersebut bisa memberikan dampak positif bagi industri sawit, termasuk meningkatkan pendapatan petani.
"Ini bisa membuka peluang usaha baru," tutupnya.








