https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Dampak El Nino, Hampir Semua PKS di Sekadau Ditutup Sementara

Dampak El Nino, Hampir Semua PKS di Sekadau Ditutup Sementara

PKS di Sekadau.Foto. suaraborneo.id

Sekadau, kabarsawit.com - Buntut dari badai El Nino, sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Sekadau tutup operasional sementara. Langkah ini dampak dari penuhnya tangki penyimpanan CPO PKS tersebut.

Tangki penyimpanan CPO itu penuh lantaran PKS tidak dapat mendistribusikan hasil olahannya itu ke penampungan selanjutnya. Pasalnya sungai Kapuas yang menjadi jalur distribusi mengalami kekeringan. 

Dampak tutupnya PKS ini, petani kelapa sawit di Sekadau cemas bahkan kelapa sawitnya tak lagi laku hingga beberapa waktu ke depan.

"Disini ada 8 PKS, rata-rata sudah tidak menerima tbs dari petani. Ini berlaku sejak lima hari lalu," ujar Sekretaris Aspek-Pir Kalbar, Prasetijo Hermawan saat berbincang dengan elaeis.co, Minggu (6/9).

Kata Pras, sejatinya PKS telah mengambil langkah untuk melakukan distribusi CPO tadi lewat jalur darat. Namun, minimnya jumlah armada truk tangki menjadi kendala tersendiri.

"Mereka (PKS) sedang berupaya  mengirimkan CPO via truk tangki tetapi kendalanya di Kalbar ini jumlah truk tangki tidak memadai sehingga semua pabrik berebutan untuk dapat truk tangki CPO," bebernya.

Saat ini lanjut Pras, petani terpaksa membiarkan TBS kelapa sawitnya busuk di pohon. Sebab tidak ada PKS yang menerima. Kecuali sebagian petani binaan PKS sendiri.

Di Sekadau sendiri ada lebih dari 20 koperasi perkebunan kelapa sawit. Tentu seluruhnya terdampak kondisi tadi, kecuali koperasi mitra. Meski terdampak namun tidak separah koperasi non mitra.

"Jika kondisi sungai Kapuas terus seperti ini, bisa jadi penutupan itu sampai 1 bulan. Sebab untuk mengosongkan tangki penyimpanan CPO itu juga memakan waktu, terlebih armada untuk pengangkutan juga terbatas," pungkasnya.***