Harga Sawit Tak Karuan, Hilirisasi Solusinya!
Pengamat Ekonomi Bengkulu, Prof Ahmad Badawi Saluy. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan permasalahan yang sudah lama terjadi. Bahkan sebelum komoditas ini dikenal luas di Indonesia, penurunan harga selalu menghantui petani.
Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah seharusnya melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan melakukan hilirisasi secara penuh pada sektor kelapa sawit.
Pengamat Ekonomi Bengkulu, Prof Ahmad Badawi Saluy mengatakan, hilirisasi sektor kelapa sawit akan memberikan nilai tambah pada komoditas tersebut.
Melalui hilirisasi, kelapa sawit dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti minyak kelapa sawit, margarin, sabun, dan produk turunan lainnya. Dengan begitu, Indonesia termasuk Bengkulu dapat mengurangi ketergantungan terhadap harga jual CPO yang fluktuatif di pasar global.
"Hilirisasi penuh sektor kelapa sawit dapat meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit. Dengan mengolah kelapa sawit menjadi produk bernilai tinggi, petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada hanya menjual minyak kelapa sawit mentah," kata Ahmad saat berbincang dengan kabarsawit.com, kemarin.
Sebab, lanjut Ahmad, selama ini harga TBS kelapa sawit selalu berpatokan dengan harga minyak mentah kelapa sawit (CPO). Ketika harga CPO turun, harga TBS kelapa sawit juga ikut turun.
"Pemerintah harus mendorong industri hilirisasi kelapa sawit, dengan begitu Harga TBS tidak melulu berpatokan pada Harga CPO," tambahnya.
Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa hilirisasi penuh di sektor kelapa sawit juga akan berdampak positif pada neraca perdagangan Indonesia. Dengan meningkatnya ekspor produk olahan kelapa sawit, Indonesia dapat meningkatkan penerimaan devisa negara dan mengurangi defisit perdagangan.
"Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor non-migas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," tuturnya.
Dalam menghadapi tantangan global terkait isu lingkungan, hilirisasi sektor kelapa sawit juga dapat memberikan manfaat dari segi keberlanjutan. Dengan melakukan pengolahan kelapa sawit menjadi produk bernilai tinggi, Indonesia dapat meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.
Selain itu, hilirisasi juga dapat meningkatkan kualitas produk kelapa sawit yang dihasilkan, sehingga memenuhi standar internasional dan meningkatkan daya saing.
"Secara keseluruhan, dengan hilirisasi sektor kelapa sawit permasalahan turunnya harga TBS kelapa sawit nantinya bisa segera diatasi," tutupnya.








