https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Permintaan Lidi Sawit dari Luar Negeri Meningkat, Petani Bengkulu Diberi Peluang Mengelola

Permintaan Lidi Sawit dari Luar Negeri Meningkat, Petani Bengkulu Diberi Peluang Mengelola

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Bengkulu, kabarsawit.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu telah meminta petani sawit di Bengkulu untuk memproduksi lidi sawit. Sebab permintaan terhadap komoditas ini dari luar negeri cukup besar. Langkah ini diharapkan dapat memberikan peluang baru bagi petani sawit di daerah untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat perekonomian daerah.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyampaikan, banyak langkah konkret untuk mendukung petani sawit di Bengkulu, salah satunya mendorong mereka untuk memproduksi lidi dari pelepah kelapa sawit yang telah dipangkas. Karena, permintaan lidi sawit dari luar negeri terus meningkat, dan hal ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petani Bengkulu. 

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada petani sawit di Bengkulu untuk mengelola lidi sawit, mengingat permintaan dari luar negeri yang cukup besar. Ini merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan dengan baik," ujar Rohidin, Rabu (14/6).

Keputusan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi ketergantungan petani pada produksi TBS kelapa sawit semata. Dengan memberikan peluang kepada petani sawit untuk mengelola lidi sawit, diharapkan hasil produksi dapat diolah lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah sebelum diekspor ke luar negeri. 

"Hal ini akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah Bengkulu serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat," ujar Rohidin.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berencana untuk memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada petani sawit yang tertarik mengelola lidi sawit. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi lidi sawit sehingga dapat memenuhi permintaan yang ada.

"Kami sudah minta kepada pemda setempat agar memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada petani sawit yang tertarik mengelola lidi sawit," ujarnya.

Salah satu petani sawit di Bengkulu, Sri Rahayu, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, ini merupakan peluang emas bagi petani sawit di daerahnya.

 "Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Rohidin Mersyah atas keputusannya yang memberikan kesempatan kepada petani sawit untuk mengelola lidi sawit. Ini akan membantu kami meningkatkan pendapatan dan memperbaiki taraf hidup kami," ungkap Sri.

 

Namun, terdapat beberapa kendala yang harus diatasi dalam mengelola lidi sawit ini. Salah satunya adalah kebutuhan akan pembiayaan untuk pengembangan dan modernisasi usaha petani. 

"Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan finansial dan akses ke permodalan yang lebih mudah bagi petani sawit. Dengan begitu, mereka dapat mengoptimalkan potensi pasar lidi sawit yang tengah meningkat dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Bengkulu," tutupnya.