https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Selesaikan Konflik Agraria, Gubernur Bengkulu Dorong Aktivasi kembali Tim TORA

Selesaikan Konflik Agraria, Gubernur Bengkulu Dorong Aktivasi kembali Tim TORA

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Bengkulu, kabarsawit.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku perlu mengaktifkan kembali Tim Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) guna menyelesaikan konflik agraria yang terjadi antara petani sawit dan perusahaan seperti PT Agricinal dengan warga Kabupaten Bengkulu Utara, dan PT Daria Dharma Pratama dengan masyarakat di Kabupaten Mukomuko.

Menurut Gubernur Rohidin, aktivasi kembali Tim TORA menjadi langkah yang krusial untuk menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan dalam penyelesaian konflik agraria di Bengkulu. 

Tim ini bertugas untuk mengkaji dan memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan antara petani sawit dan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang kerap memicu konflik di daerah tersebut. Seperti dalam konflik antara PT Agricinal dengan masyarakat Bengkulu Utara, petani sawit mengklaim adanya pemaksaan lahan oleh perusahaan dan kehilangan akses terhadap mata pencaharian mereka. 

"Penyelesaian konflik agraria adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Aktivasi kembali Tim TORA akan membantu dalam mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak dan mencegah potensi konflik yang lebih besar," kata Rohidin, kemarin. 

Konflik lainnya melibatkan PT Daria Dharma Pratama dengan masyarakat di Kabupaten Mukomuko. Pada kasus ini, terjadi ketegangan antara perusahaan dan petani sawit sehubungan dengan klaim lahan yang tumpang tindih dan sengketa pembayaran ganti rugi kepada petani yang terdampak. 

"Diperlukan upaya konkret dan kolaboratif untuk menyelesaikan konflik agraria di Bengkulu. Tim TORA dapat berperan sebagai mediator yang berkompeten dan independen dalam menemukan solusi yang adil bagi semua pihak terkait," ujar Rohidin.

Gubernur Rohidin berharap dengan mengaktifkan kembali Tim TORA, konflik agraria di daerah ini dapat diselesaikan secara adil dan berkelanjutan.

"Penyelesaian konflik ini akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.

 

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Bengkulu, Jakfar menyambut baik dukungan Gubernur Rohidin Mersyah untuk mengaktifkan kembali tim tersebut.

"Kami apresiasi hal itu, semoga bisa menemukan solusi terbaik dalam penyelesaian konflik agraria di Bengkulu. Aktivasi ulang Tim TORA tersebut nantinya dapat mengadvokasi kepentingan masyarakat dan mempromosikan keadilan sosial di sektor perkebunan," ujar Jakfar.