https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

BUMDes di Kabupaten Bengkulu Utara Hasilkan Minyak Goreng Terjangkau dari Sawit

BUMDes di Kabupaten Bengkulu Utara Hasilkan Minyak Goreng Terjangkau dari Sawit

Ilustrasi-TBS kelapa sawit.

Bengkulu, kabarsawit.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu menyampaikan prestasi yang luar biasa dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bengkulu Utara. Dimana beberapa BUMDes di daerah itu telah berhasil mengelola kelapa sawit menjadi minyak goreng berkualitas tinggi yang diproduksi secara lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa.

Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu, RA Denni mengatakan, mengapresiasi BUMDes Maju Jaya Sakti di Desa Suka Maju, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu karena berhasil mengelola TBS kelapa sawit menjadi minyak goreng.

Sehingga warga desa tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli minyak goreng kemasan yang mahal, karena minyak goreng produksi BUMDes ini dijual dengan harga terjangkau, yaitu hanya Rp 12 ribu per liter.

"Kami sangat bangga dengan pencapaian para BUMDes tersebut dalam mengelola kelapa sawit menjadi minyak goreng berkualitas. Ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa serta mengurangi ketergantungan terhadap produk luar," ungkap Denni, kemarin.

Denni mengaku, pengelolaan kelapa sawit menjadi minyak goreng oleh BUMDes di Kabupaten Bengkulu Utara juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Para BUMDes ini menjalankan proses produksi secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk pengelolaan limbah dan konservasi sumber daya alam.

"Dengan keberhasilan ini, diharapkan BUMDes di Kabupaten Bengkulu Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa," ujarnya.

Sementara itu, salah satu penduduk Desa Suka Maju, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Sumardi mengaku, sangat bersyukur dengan kehadiran BUMDes yang bisa memproduksi minyak goreng secara mandiri. Sehingga dirinya tidak perlu membeli minyak goreng dari luar daerah lagi.

"Kami merasa sangat bersyukur atas adanya BUMDes yang memproduksi minyak goreng ini. Sebelumnya, kami harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk membeli minyak goreng kemasan. Dengan harga yang terjangkau ini, kami dapat menghemat pengeluaran dan juga mendukung usaha lokal," ujar Sumardi.

Para BUMDes yang terlibat dalam pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng ini telah menjalani pelatihan dan pembinaan. Sehingga pengelolaan kelapa sawit menjadi minyak goreng berkualitas tinggi ini berhasil dilakukan dengan efisien.

Selain itu, proses produksi juga melibatkan masyarakat desa secara aktif, sehingga mereka merasakan dampak positif langsung dari usaha ini.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Provinsi Bengkulu yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan kepada kami. Dengan dukungan mereka, kami dapat menghasilkan minyak goreng berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk meningkatkan ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja," ucap Ridwan salah satu pengurus BUMDes.