https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Hilirisasi Sawit Mesti Dilakukan Guna Menopang Perekonomian Daerah dan Nasional

Hilirisasi Sawit Mesti Dilakukan Guna Menopang Perekonomian Daerah dan Nasional

Ilustrasi-petani kelapa sawit.

Babel, kabarsawit.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Pengembangan Hilirisasi Kelapa Sawit, di salah satu hotel di Pangkalpinang, belum lama ini.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Tarmin. Disperindag Provinsi Babel mengundang beberapa narasumber yakni Dr Mimin Aminah dari IPB, dan Ir Gelar Satya Budhi selaku Direktur Pemberdayaan Masyarakat IREEM.

Sedangkan pesertanya berjumlah 25 orang yang terdiri dari BUMDes, koperasi sawit, gapoktan sawit, dan perwakilan petani sawit se-Bangka Belitung. 

Tarmin mengatakan, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas dari sektor pertanian yang terbukti memiliki daya tahan di masa pandemi Covid-19 beberapa tahun terakhir.

"Sawit juga ikut serta menopang pertumbuhan ekonomi nasional," kata Tarmin dikutip dari keterangan resminya, Rabu (19/7).

Selain itu, sambungnya, industri kelapa sawit juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung.

"Itu sebabnya pemerintah memiliki visi agar industri sawit Indonesia dapat menjadi produsen sawit terbesar dan mendorong hilirisasi atau pengembangan produk turunannya untuk mendapatkan nilai tambah," tukasnya.

Kelapa sawit sendiri menyandang status sebagai tanaman penghasil minyak nabati tertinggi. Per hektar kebunnya mampu memproduksi lebih banyak minyak dibandingkan minyak nabati lain.

"Oleh karena itu, industri kelapa sawit memenuhi kriteria sebagai industri unggulan yang pantas untuk dikembangkan lebih luas lagi, mulai dari hulu hingga ke hilir," jelasnya.

 

Menurutnya, kelapa sawit mempunyai kemampuan menghasilkan minyak nabati yang banyak dibutuhkan oleh sektor industri pengolahan saat ini. Di antara keunggulan minyak sawit adalah sifatnya yang tahan oksidasi dengan tekanan tinggi dan kemampuannya melarutkan bahan kimia yang tidak larut oleh bahan pelarut lainnya.

Selain itu, daya melapis yang tinggi juga membuat minyak kelapa sawit dapat digunakan untuk beragam peruntukan diantaranya untuk minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar.

“Program hilirisasi industri sawit bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah produk, memperkuat struktur industri, menyediakan lapangan kerja, dan memberi peluang usaha di Indonesia," bebernya.

"Melalui hilirisasi sawit, diharapkan komoditas yang diekspor nantinya tidak lagi berupa bahan baku, tetapi sudah dalam bentuk produk turunan atau barang jadi sehingga dapat meningkatkan harga yang berujung pada peningkatan penerimaan devisa melalui ekspor,” tambahnya.