Pilu Petani Sawit di Kalbar: Produksi Turun, Harga Jual masih Rendah
Petani sawit di Kalbar. Foto: gatra.com
Pontianak, kabarsawit.com - Seperti sudah jatuh tertimpa tangga, nasib para petani kelapa sawit di PProvinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sedang tidak baik-baik saja.
Di saat produksi kebun kelapa sawit di daerah itu cenderung mengalami penurunan beberapa pekan ini, harga jualnya pun belum juga menggembirakan.
Tercatat sejak awal Juli, penurunan produksi kelapa sawit yang terjadi di Kalbar sebesar 0,68%.
"Penurunan terjadi sejak awal Juli lalu. Memang tidak terlalu besar namun cukup menurunkan pendapatan petani kelapa sawit," ujar Ketua Apkasindo Kalbar, Indra Rustandi, Rabu (9/7).
Sudah turun lanjut Indra, harga kelapa sawit yang ditetapkan Dinas Perkebunan periode pertama Juli 2025 ini juga masih cenderung rendah, yakni Rp3.023.95/kg. Ini berlaku untuk kelapa sawit mitra plasma di wilayah itu.
Sementara jika dibandingkan dengan harga kelapa sawit swadaya, selisih harganya juga tidak terlalu jauh. Harga kelapa sawit swadaya dibandrol Rp2.900/kg.
"Kita berharap Minggu depan harganya semakin meningkat," ujarnya.
Dikatakan Indra, harga CPO pekan ini dibeli seharga Rp13.136,71/kg. Lalu harga kernel Rp9.694,74/kg. Sedangkan indeks K sebesar 91,25%.
Berikut rincian harga TBS provinsi Kalbar periode pertama Juli 2025:
Usia 3 tahun Rp. 2.260,15/kg
Usia 4 tahun Rp. 2.416,18 /kg
Usia 5 tahun Rp. 2.581,43/kg
Usia 6 tahun Rp. 2.662,46/kg
Usia 7 tahun Rp. 2.759,26 /kg
Usia 8 tahun Rp. 2.845,83/kg
Usia 9 tahun Rp. 2.893,46 /kg
Usia 10-20 tahun Rp. 3.023,95 /kg
Usia 21 tahun Rp. 2.971,15 /kg
Usia 22 tahun Rp. 2.957,65/kg
Usia 23 tahun Rp. 2.886,92 /kg
Usia 24 tahun RP. 2.789,82 /kg
Usia 25 tahun Rp. 2.698,72/kg.***








