Harga Sawit di Bengkulu Naik Tipis
Rapat penetapan harga TBS sawit di Bengkulu. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu menetapkan harga TBS sawit periode 1-15 Januari 2023 naik.
Untuk usia tanam 10-20 tahun, kenaikan harga ditetapkan sebesar Rp50,25/kg menjadi Rp 2.315/Kg.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Bickman Panggar Besi mengatakan, naiknya harga periode ini karena harga TBS periode sebelumnya dibagi dengan penjualan rata-rata CPO.
"Dari kesepakatan untuk harga periode II Januari Rp2.315/Kg," kata Bickaman, Senin (16/1).
Selain itu, adanya formulasi baru dalam penetapan harga TBS yakni penjualan cangkang kelapa sawit juga menjadi nilai tambah.
"Meski kita akui nilai tambah ini tak banyak mendongkrak harga pembelian di tingkat petani. Karena dari beberapa pabrik kelapa sawit yang menjual cangkang belum banyak," ujarnya.
Kendati demikian, Bickman meminta agar pabrik kelapa sawit di Bengkulu dapat mengikuti harga referensi yang ditetapkan pemerintah daerah hingga 30 Januari 2023. Bila tidak, maka ia mengimbau agar petani melaporkan agar dikenakan sanksi administrasi.
Berikut harga referensi TBS berdasarkan usia tanam;
umur 3 tahun Rp1.729/Kg
umur 6 tahun Rp2.056/Kg
umur 8 tahun Rp2.201/Kg
Namun untuk pembelian di pabrik rata-rata Rp2.022/Kg.








