Bikin Silase Pelepah Sawit sebagai Pakan Ternak
Bikin Silase pelepah sawit sebagai pakan ternak. (Istimewa)
Bengkulu, kabarsawit.com - Penyuluh Pertanian Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu Eko Kristanto melaksanakan kegiatan pengawetan bahan pakan ternak kambing dengan cara pembuatan silase berbahan pelepah sawit dan rumput gajah, di sekitaran kantor BPTP Bengkulu, kemarin.
Eko mengatakan, tujuan pembuatan silase untuk mengawetkan serta mengurangi kehilangan nutrien pada pelepah dan hijauan agar dapat dimanfaatkan untuk pakan pada waktu tertentu.
"Pada proses ini, pembuatan silase akan berjalan optimal apabila diberi penambahan aktivator yaitu berupa inokulon asam laktat," kata Eko saat berbincang dengan kabarsawit.com.
Eko menjelaskan, pengolahan ini ditambahkan probiotik untuk mempercepat proses silase, membuat suasana asam pada silase, menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan jamur, meningkatkan produksi asam laktat dan meningkatkan kandungan nutrient dari silase.
"Hal ini untuk meningkatkan kualitas silase dengan menggunakan teknologi fermentasi secara anaerob," ujarnya.
Tujuan proses fermentasi yaitu untuk meningkatkan kandungan protein kasar, menurunkan serat kasar pada pelepah dan meningkatkan kecernaan.
"Fermentasi merupakan proses perombakan bahan pakan dari struktur keras baik secara fisik, biologi dan kimia, sehingga mampu meningkatkan daya cerna ternak," kata dia.
Pembuatan silase pelapah sawit dicampur rumput king grass dilakukan di instalasi rumah kompos, dengan alat dan bahan yang digunakan antara lain mesin copper, terpal ember, tong plastik dengan menggunakan bahan rumput king grass, molasses, probiotik atau bakteri asam laktat, dedak dan air.
Eko memaparkan cara pembuatan silase yaitu pelepah sawit dan rumput gajah setelah panen dilakukan pengeringan terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air. Kemudian dilakukan copper rumput gajah dengan ukuran 2-3 cm, larutkan molasses dan probiotik, dan hamparkan hijauan di atas terpal.
Tak sampai di situ, taburkan cacahan pelepah dicampur dedak di atas hijauan, siramkan larutan molasses dan probiotik ke atas hamparan hijauan, aduk sampai homogen, dan masukkan bahan pakan ke dalam tong plastik dengan cara hijauan dipadatkan pastikan tidak ada udara karena akan mempengaruhi kualitas silase.
"Proses silase berlangsung selama 14 hari dan bisa langsung diaplikasikan ke ternak kambing," kata dia.
Proses silase dikatakan berhasil jika dilihat dari indikator tekstur, warna dan aroma. Warna silase seperti warna asal merupakan kualitas silase yang baik dan silase yang berwarna menyimpang dari warna asal merupakan silase yang berkualitas rendah.
Selain itu, aroma silase yaitu aroma yang asam atau khas selase karena pada proses ensilase berlangsung terjadi proses fermentasi dan teksturnya padat karena tekstur merupakan salah satu indikator keberhasilan silase.
"Silahkan bagi peternak yang mau mengaplikasikannya bisa dicoba di rumah," kata Eko.








