https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Masuk Musim Penghujan, Harga TBS Sawit Bengkulu Merangkak Naik

Masuk Musim Penghujan, Harga TBS Sawit Bengkulu Merangkak Naik

TBS sawit siap diolah di pabrik sawit, foto : MC BU

Bengkulu, kabarsawit.com - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Utara terus meningkat, meskipun secara bertahap. Saat ini, harga tertinggi TBS di tingkat pabrik mencapai Rp 2.280/kg. Harga ini naik Rp 40 dibandingkan dengan harga tertinggi di minggu terakhir bulan Oktober, yaitu Rp 2.240/kg.

Desman Siboro, Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, menjelaskan bahwa harga tertinggi ini terjadi di dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Bengkulu Utara. Kedua pabrik tersebut adalah PT Mitra Puding Mas dan PT Alno Agro Utama. “Banyak petani yang ingin menjual TBS ke dua pabrik ini,” ujar Desman, Sabtu (4/11).

Di sisi lain, pabrik lainnya menawarkan harga yang berbeda. PT Agricinal menawarkan harga Rp. 2.180/kg, PT Sandabi Indah Lestari A seharga Rp. 2.225/kg, PT Sandabi Indah Lestari B seharga Rp. 2.165/kg, PT Bumi Anugerah Sawit seharga Rp. 2.200/kg, PT Kencana Katara Kewala seharga Rp 2.225/kg dan PT Sawit Mulia dengan harga Rp 2.000/kg.

“Semua harga kelapa sawit di tingkat pabrik Bengkulu Utara berada di atas Rp 2.000/kg, ini kabar yang menggembirakan bagi para petani.,” tukasnya.

Ia berharap harga buah kelapa sawit akan meningkat secara signifikan dalam waktu dekat, mengikuti beberapa kabupaten tetangga. “Di kabupaten lain, harga buah kelapa sawit sudah berada di atas Rp 2.300/kg,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa produksi buah kelapa sawit saat ini masih lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena musim kemarau yang baru saja terjadi. “Buah masih belum matang dan produksi masih belum maksimal,” tandasnya.

Desman mengatakan bahwa setelah cuaca di Bengkulu Utara kembali stabil, produksi buah kelapa sawit kemungkinan besar akan kembali ke tingkat normal. “Dengan datangnya musim hujan, kami berharap hasil panen kelapa sawit akan meningkat dan pendapatan petani juga meningkat," pungkasnya.