Petani Sawit Merasa Diabaikan Pemerintah, Kenapa?
Petani mengumpulkan buah sawit, foto : Dok kabarsawit
Bengkulu, kabarsawit.com - Petani kelapa sawit di Bengkulu merasa ditelantarkan oleh pemerintah. Bahkan ketika mengeluhkan tingginya harga pupuk kimia, pemerintah tidak mengambil tindakan apapun.
Firdaus, seorang petani kelapa sawit di Mukomuko, mengungkapkan kekesalannya. Pemerintah hanya peduli dengan hasil panen kelapa sawit, karena hanya itu yang mereka pedulikan. Sementara itu, tidak ada pasokan pupuk kimia yang dibutuhkan petani untuk menanam kelapa sawit.
“Harga pupuk di kios-kios resmi sangat tinggi sehingga pemerintah tidak peduli dengan kemampuan petani untuk membelinya,” ujar Firdaus, Senin 15 April 2024.
Firdaus menilai bahwa pemerintah mengabaikan kebutuhan pupuk bagi petani kelapa sawit. Faktanya, sebagian besar dari mereka merasa diabaikan tetapi dipaksa untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan.
"Pemerintah hanya peduli pada keuntungan pribadi dan tidak peduli pada petani sawit yang miskin,” tuturnya.
Firdaus mengakui bahwa para petani kelapa sawit di Bengkulu, khususnya di Kabupaten Mukomuko, harus mencari pilihan lain untuk mendapatkan pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, hal ini tidak selalu memberikan hasil yang memuaskan.
“Kami mencoba mencari alternatif lain tetapi tidak mudah. Sulit mencari pupuk yang murah dan berkualitas," ujar Firdaus.
Meskipun demikian, para petani berharap pemerintah akan mendengarkan keluhan mereka dan mengambil langkah konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Mereka berharap agar kebijakan harga pupuk dapat diubah agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan petani.
"Kami berharap kebijakan harga pupuk dapat direvisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan petani kelapa sawit," tutupnya.
Pemerintah belum memberikan tanggapan resmi. Namun, beberapa pihak menilai bahwa masalah ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk memastikan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit, terutama petani kecil, tidak terkena dampak negatif.








