Panen Sawit Mentah Bisa Turunkan Harga
TBS kelapa sawit mentah. Foto: IST
Bengkulu, kabarsawit.com - Para petani kelapa sawit di wilayah Bengkulu diingatkan untuk mengawasi kualitas tandan buah kelapa sawit (TBS) yang dipanen. Hal ini dikarenakan pemanenan tandan buah sawit yang kurang matang atau belum matang dapat menurunkan kualitas hasil panen dan menurunkan harga jual.
Bickman Panggarbesy, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, mengakui bahwa ada beberapa praktik yang dapat merugikan industri kelapa sawit secara keseluruhan. Salah satunya adalah pemanenan buah kelapa sawit yang belum matang.
"Kami memperingatkan para petani untuk tidak memanen buah kelapa sawit yang belum matang karena hal ini dapat merugikan industri kelapa sawit secara keseluruhan," ujar Bickman pada hari Rabu, 17 April 2024.
Menurut Bickman, banyak petani yang terkadang tergoda untuk memanen buah sawit yang masih mentah dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Namun, praktik ini sebenarnya kontraproduktif. Karena hal ini dapat mempengaruhi kualitas hasil panen dan menurunkan harga jual.
"Meskipun menjaga kualitas kelapa sawit merupakan investasi jangka panjang bagi petani dan industri kelapa sawit secara keseluruhan, kita tidak boleh tergoda untuk memanen buah kelapa sawit yang masih mentah hanya karena ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” tukasnya.







