Investor China Lirik Limbah Sawit di Mukomuko
Ilustrasi-limbah tandan kosong kelapa sawit. (BPDPKS)
Bengkulu, kabarsawit.com - Investor China melirik potensi ketersediaan limbah tandan kosong kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Limbah itu rencananya dibikin untuk pembangkit listrik tenaga biomasa (PLTB).
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan Tenaga Kerja Mukomuko, Juni Kurniadiana mengatakan, sebelumnya investor China telah melakukan survei di daerah ini untuk mengetahui kekurangan dan kebutuhan tenaga listrik, serta ketersediaan bahan baku tandan kosong untuk PLTB.
Setidaknya didapati kebutuhan tenaga listrik di 16 perusahaan perkebunan dan pengolahan minyak mentah kelapa sawit atau CPO di daerah Mukomuko mencapai 15 mega watt.
"Mereka sudah survei kebutuhan tenaga listrik di perusahaan, termasuk di PLN karena mereka membangun PLTB untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk seluruh pelanggan PLN," ujarnya, kemarin.
Selain itu, kata Juni, mereka juga sudah mendapatkan data dan informasi terkait jumlah tandan sawit yang digunakan sebagai bahan baku PLTB. PLTB ini selain untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam daerah ini dan luar daerah hingga PKS di Kabupaten Bengkulu Utara.
Rencananya, lanjut Juni pembangunan PLTB sendiri akan diadakan di Kecamatan Teramang Jaya atau dekat dengan pelabuhan pengiriman minyak kelapa sawit mentah Crude Palm Oil (CPO) di kawasan Kubang Badak.
"Keberadaan PLTB di kawasan Kubang Badak, Kecamatan Teramang Jaya tersebut dapat membantu operasional pelabuhan CPO di daerah ini," kata Juni.


