https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ratusan Pendaftar Beasiswa SDM Sawit Resah, Ditjenbun: Verifikasi Data Terus Berjalan

Ratusan Pendaftar Beasiswa SDM Sawit Resah, Ditjenbun: Verifikasi Data Terus Berjalan

Ilustrasi beasiswa SDM sawit. Foto: fahum.umsu.ac.id

Jakarta, kabarsawit.com –  “Semua masih dalam proses seleksi administrasi. Untuk pendaftaran sudah resmi ditutup, namun proses verifikasi data terus berjalan."

Demikian dikatakan Koordinator Pengembangan Kelapa Sawit dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, Mula Putera, Selasa (3/6/2025), sambil  menjelaskan bahwa proses verifikasi data masih dalam tahap seleksi administrasi.

Sebelumnya, ratusan calon pendaftar program Beasiswa SDM Sawit 2025 resah karena mendengar selentingan data mereka belum terverifikasi secara resmi.

Situasi ini memicu kekhawatiran dan kekecewaan di kalangan anak petani sawit di seluruh Indonesia yang berharap mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan lewat program beasiswa bergengsi ini.

Mula menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada kendala dalam proses verifikasi, hanya saja para calon penerima beasiswa harus bersabar dan secara berkala memantau status verifikasi melalui aplikasi resmi yang disediakan.

Ditjenbun menegaskan bahwa proses seleksi dan verifikasi tetap berjalan sesuai prosedur dan pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh data calon penerima beasiswa valid dan sesuai persyaratan.

Bagi para calon penerima yang masih menunggu proses verifikasi, disarankan untuk tetap sabar dan rajin memantau status pendaftaran melalui aplikasi resmi agar tidak ketinggalan informasi terbaru.

Berita tentang belum terverifikasinya data ratusan calon mahasiswa ini telah menimbulkan kekecewaan di kalangan para pendaftar. Salah satu calon mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap mekanisme pengelolaan beasiswa tahun ini.

“Dibandingkan tahun lalu, penyelenggara beasiswa sawit tahun ini sangat mengecewakan. Pendaftaran sudah ditutup sejak 2 Juni, tapi sampai sekarang data kami belum terverifikasi di website,” keluhnya.

Calon pendaftar lainnya juga mengungkapkan kebingungan dan ketidakpastian akibat minimnya informasi terkait proses verifikasi.

“Tahun ini prosesnya beda banget dari tahun lalu. Sudah tiga hari saya menunggu verifikasi dari admin tapi belum ada jawaban juga. Jadi bingung, sudah terdaftar atau belum,” ujarnya.

Keluhan serupa datang dari sejumlah pendaftar lain yang merasa tidak mendapatkan kejelasan dari tim verifikator, padahal batas pendaftaran sudah resmi ditutup pada 2 Juni 2025 lalu.***